Merangin – Dalam rangka penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Merangin, jajaran Pemda Merangin gelar apel kesiapsiagaan, Kamis (7/4/2022).
Apel dipimpin Kapolres Merangin AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata bertempat di halaman Mapolres Merangin dan dihadiri Bupati Merangin H.Mashuri, unsur Forkompimda, Ketua DPRD, Danyon B Pelopor Sat Brimobda, Kepala OPD, instansi terkait diantaranya BPBD, Damkar dan Manggala Agni.
Bupati Merangin menyampaikan sekarang masyarakat Merangin sudah sangat paham akan cara membuka lahan pertanian, karena tidak lagi dengan cara membakar, sehingga angka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak signifikan.
‘’Hari ini kita memastikan kelengkapan peralatan dan kelengkapan kita dalam mengantisipasi dan pencegahan terjadinya Karhutla,’’ujar Bupati, saat meninjau peralatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang dipamerkan.
Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Merangin AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata dan Forkopimda Merangin atas koordinasi dan kerjasama yang baik dalam penanggulangan dan pencegahan Karhutla tersebut.
‘’Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, sehingga kemampuan peralatan dan personil Karhutla kita bisa terukur dengan baik. Mari kita sama-sama berdoa, semoga tidak terjadi kebakaran di Bumi Merangin, ’harap Bupati.
Diiketahui bahwa di wilayah Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Merangin untuk saat ini akan memasuki masa musim kemarau, dimana biasanya hal tersebut akan ditandai dengan banyaknya aktivitas masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar lahan.
Kapolres merangin penyampaikan pada waktu pimpin apel kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan karhutla, untuk menghadapi hal ini perlu dilakukan pencegahan serta penanganan yang serius dan segera dari kita semua, sebagai bentuk tanggung jawab menghadapi karhutla.
“Kita semua sudah dapat melakukan mapping terhadap daerah yang rawan Karhutla guna mengambil langkah langkah yang tepat untuk mengatasi agar dapat meminimalisir dampak dari terjadi karhutla di wilayah Kabupaten Merangin,”ujar Kapolres.
Ada beberapa kecamatan diwilayah Kabupaten Merangin yang memiliki potensi terjadinya Karhutla antara lain Kecamatan Jangkat, Kecamatan Lembah Masurai, Kecamatan Muara Siau, Kecamatan Sungai Manau, Kecamatan Tabir Ulu, Kecamatan Tabir Barat dan Kecamatan Nalo Tantan.
“Tidak tertutup kemungkinan kecamatan yang lain juga akan menghadapi hal yang sama jika tidak ada aksi nyata dari semua untuk mencegah terjadinya Karhutla,”imbuh Kapolres. (bal).