Jambi – Direktur Media Center Paslon 01 CE-Ratu, Desi Aryanto menyampaikan kepada awak media bahwasanya belum ada kepastian terkait keputusan hasil pilkada.
Meskipun wacana yang digiring kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur CE-Ratu bahwa CE-Ratu sudah kalah, dan peryataan itu tidak tepat dikatakan diposisi sekarang.
Karena pernyataan kalah atau menang itu setelah keputusan dari KPU. Tapi statemen yang prematur sengaja digiring untuk melemahkan posisi tim CE-Ratu.
Karena kita menyadari betul ketika statement kalah itu dikumandangkan jauh-jauh hari, sementara perjuangan dilapangan masih banyak, pengawalan terhadap suara kita, pengawalan terhadap dokumen-dokumen yang hari ini masih berjalan dari tingkat bawah sampai ketingkat atas, statement kalau kita kalah itu sudah berkumandang, itu akan berpengaruh besar.
Hari ini kita pastikan bahwa untuk pernyataan kalah itu bukan narasi yang muncul sebelum penetapan oleh KPU Provinsi Jambi.
Selaku tim Media Center, ada beberapa langkah-langkah yang akan kita ambil menjelang penetapan pilkada nanti bahwasanya Paslon Gubernur dan wakil Gubernur CE-Ratu sudah menyiapkan data-data yang akan diadu di pleno dan kita akan membuka semuanya pada saat pleno di KPU nanti. Dan kita sudah siap menerima hasil dari keputusan KPU Provinsi Jambi.
Jika nanti KPU memutuskan Paslon CE-Ratu sebagai pemenang suara terbanyak kita sudah mempersiapkan langkah-langkah berikutnya, begitupun sebaliknya jika Paslon CE-Ratu ditetapkan tidak sebagai suara terbanyak kita pun sudah mempersiapkan langkah-langkah apa yang akan kita ambil.
Kemudian terkait pemberitaan disalah satu media online yang judul beritanya “Operasi Senyap Paslon 01 di Pilgub Jambi” yang mana dalam berita tersebut ada beberapa fakta yang disampaikan tidak benar, itu nanti akan disampaikan pak Edi Purwanto langsung, karena dalam berita tersebut yang disinggung pribadi Pak Edi.
Didalam pemberitaan itu ada beberapa kejadian atau peristiwa yang mengatakan Edi Purwanto berproses disitu.
Untuk diketahui, bahwa kami tidak pernah merasa terbebani dengan pilkada ini, kita masih riang gembira, dan kita masih berjuang sampai kepada pleno KPU dan sampai dengan hasil pilkada. (red)