JambiCenter.id

Pengendara Bermotor Sering Jatuh, Warga Desa Kaderesan Panjang Minta Pemerintah Merangin Segera Lakukan Perbaikan Jalan

Merangin – Sungguh sangat memprihatinkan melihat kondisi akses jalan yang berada di Desa Kaderesan Panjang, dan desa lainya di  Kecamatan Batang Mesumai, Kabupaten Merangin, Jambi, dimana kondisi jalan rusak, sehingga dikeluhkan bukan hanya oleh pengendara bermotor tetapi juga oleh warga desa.

Kondisi jalan yang alami rusak parah tersebut menurut warga desa dan pengendara sudah cukup lama belum ada perbaikan dari instansi terkait dan pemerintah daerah Kabupaten Merangin.

“Sudah lebih 5 (lima)  tahun jalan tanjakan dan turunan kampung jering ini rusak parah dengan kondisi tanah tergerus dan berlubang, sehingga banyak pengendara bermotor terjatuh,”tutur Basri (39) warga desa yang rumahnya hanya berjarak lebih kurang 50 meter dari lokasi jalan yang rusak menyampaikan kemedia ini, Minggu sore (6/11/2022).

Lanjut Basri, kondisi jalan yang rusak parah lainya yaitu  dengan kondisi jalan berlubang besar yang barusan dilakukan penimbunan, namun karena hujan masih turun dengan deras jalan tersebut kembali rusak dengan kondisi tanah berlumpur dan tergenang air.

Keluhan yang sama disampaikan salah satu pemuda desa, Darwiji (25) menuturkan  bahwa akses jalan yang rusak merupakan akses jalan utama bagi masyarakat baik dari Kota Bangko menuju ke  desa Nalo dan desa lainnya.

“Saya minta kepada Pemda Merangin untuk segera melakukan perbaikan akses jalan yang ada di desa kami, karena sangat penting untuk masyarakat,”kata Darwiji.

Kondisi jalan yang rusak  juga dikeluhkan warga desa lainya dimana kondisi akses jalan mengalami kerusakan yang hampir sama diantaranya jalan  desa Titian Teras, desa Tambang Besi, desa Pelangki, desa Lubuk Gaung dan desa Rantau Alai.

Menurut warga dengan kondisi jalan yang rusak, selain  mengancam keselamatan jiwa juga mempengaruhi aktivitas warga dalam mencari penghidupan sehari-hari terhambat dengan kondis insfratruktur jalan yang rusak.

“Saya minta jalan yang rusak segera dilakukan berbaikan, agar pengendara bermotor aman saat melewatinya dan roda perekonomian tidak terganggu,”harap Muslim Bahori (48) warga desa Lubuk Gaung mengatakan ke media ini.

Harapan yang sama juga disampaikan warga desa Rantau Alai, Juni Kurniadi (29) salah satu warga desa yang rumahnya lebih kurang 100 meter dari jalan tanjakan dan turunan yang kondisinya rusak parah

“Instansi terkait dan pemerintah, kiranya segera melakukan berbaikan jalan yang rusak ini. Kasihan pengendara bermotor sering jatuh. Bila segera diperbaiki masyarakat aman melewatinya, tidak ada rasa takut jatuh,”harapnya.

Pantauan media ini jalan yang rusak yang dikeluhkan oleh warga,  benar adanya dimana kondisi jalan banyak berlubang, tanahnya tergerus dan sangat mengkawatirkan keselamatan khususnya bagi pengendara bermotor roda dua. (tugas)