JambiCenter.id

Sampai Awal Nopember 2022, Serapan APBD Merangin 67,09%, Tertinggi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Terendah Dinas Perikanan

Merangin – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merangin sampai awal bulan Nopember 2022 yang sudah terserap sebesar Rp.859.718.047.852,39,- dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp.1.281.487.899.251.00,-

Informasi capaian serapan APBD Tahun 2022 disampaikan Kepala BPKAD Kabupaten Merangin, Masyuri melalui Kabid Berbendaharaan, Darhimah kepada media ini, Kamis (10/11/2022) diruang kerjanya.

“Sesuai data capaian serapan APBD Kabupaten Merangin pertanggal, 4 Nopember 2022 mencapai 67,09%,”jelas Darhimah.

Lanjut Darhimah, adapun capaian serapan APBD Tahun 2022 sebesar 67,09% disebabkan antara lain karena di APBD Perubahan baru saja selesai dilakukan evaluasi sehingga masih banyak OPD yang belum mengajukan pencairan dana ke BPKAD.

Adapun OPD yang capaian serapan diatas 90%, diantaranya :
1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (BOS) Rp.50.382 milyar (94,41%),
2.Kantor Camat Margo Tabir Rp.1.089 milyar (92,95%),
3.Kantor Camat Pamenang Barat Rp.1,497 milyar (90,78%).

– OPD yang capaian serapan diatas 80% diantaranya :
1. Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebesar Rp.2.957 milyar (89,26%).
2. Dinas kesehatan (JKN) sebesar Rp.7.965 milyar (87,80%).
3.Badan Kesbangpol Rp.3.975 milyar (87,73%).
4. Kantor Camat Tabir Ulu Rp1.436 milyar (87,35%).
5. Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rp.4.440 milyar (87,34%).
6..Sekretariat DPRD Rp.32.403 milyar (86,68%).
7. Kantor Camat Jangkat Rp.1.997 milyar (86,53%).
8. Kantor Camat Muara Siau Rp.1.745 milyar (86,40%).
9. Kantor Camat Pangkalan Jambu Rp.1.346 milyar (85,45%).
10. Bappeda Rp.6.851 milyar (84,92%).
11. Kantor Camat Pamenang Rp.2.849 milyar (84,52%).
12. Kantor Camat Lembah Mesurai Rp.1.454 milyar (84,20%).
13. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Rp.2.662 milyar (84,06%).
14. Kantor Camat Tabir Lintas Rp.1.298 milyar (83,37%).
15. Kantor Camat Renah Pembarap Rp.1.391 milyar (83,30%).
16. Kantor Camat Tiang Pumpung Rp.1.380 milyar (83,29%).
17. SatPol PP Rp.7.755 milyar (82,80%).
18. Kantor Camat Sungai Manau Rp.1.412 milyar (81,66%).
19. Inspektorat Daerah Rp.8.114 milyar (81,14%).
20. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rp.10.032 milyar (80,81%).
21. Dinas Kominfo Rp.4.713 milyar (80,22%).
22. Kantor Camat Tabir Barat Rp.1.344 milyar (80,11%).

– OPD yang capaian serapan diatas 70% diantaranya :
1. Kantor Camat Nalo Tantan Rp.1.155 milyar (79,23%).
2. Sekretariat Daerah Rp 25.393 milyar (79,07%).
3. Kantor Camat Batang Masumai Rp.1.317 milyar (79,05%).
4. Dinas Perhubungan Rp3.983 milyar (78,58%).
5. Kantor Camat Renah Pamenang Rp.1.009 milyar (77,06%).
6. Kantor Camat Pamenang Selatan Rp.1.127 milyar (75,59%).
7. Kantor Camat Tabir Selatan Rp.1.155 (75,55%).
8. Dinas Lingkungan Hidup Rp.9.522 milyar (74,58%)
9. Badan Pengelolaan Pajak dan Restitusi Daerah (BPPRD) Rp5.391 milyar (74,31%).
10. Dinas Kesehatan (BLUD) Rp.33.226 milyar (73,50%).
11. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Rp.4.386 milyar (73,38%).
12. Kantor Camat Tabir Timur Rp.979.737 juta (73,34%).
13. Kantor Camat Bangko Rp.7.001 milyar. (72,72%).
14. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rp.221.629 milyar (72,59%).
15. Kantor Camat Bangko Barat Rp.1.377 milyar (71,51%).
16. Kantor Camat Tabir Ilir Rp.1.132 milyar (71,43%).
17. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rp.9.374 milyar (71,13%).
18.Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Rp.5.867 milyar (70.78%).
19. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Rp.4.402 milyar (70,67%).

– OPD yang capaian serapan diatas 60% diantaranya :
1. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Beranca (DPPKB) Rp.10.018 milyar (68,22%).
2. Dinas Kesehatan Rp.110.616 milyar (66,94%).
3. Kantor Camat Tabir Rp.5.034 milyar (66,44%).
4 Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rp.3.720 milyar (64,04%).
5. Kantor Camat Jangkat Timur Rp.1.208 milyar (62,93%).
6. Dinas Ketahanan Pangan Rp.2 208 milyar (61,97%).
7. Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Rp.4.548 milyar (60,88%).

– OPD yang capaian serapan diatas 50% diantaranya :
1. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rp.9.222 milyar (59,16%).
2. Dinas Pariwisata,Pemuda dan Olahraga Rp.8.241 milyar (58,47%).
3. Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Rp.17.133 milyar (57,63,%).
4. Dinas Peternakan dan Perkebunan Rp.7.509 milyar (55,93%).
5.Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Rp 5.289 milyar (52,39%).
6. Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (PPKD) Rp.131.475 milyar (51,38%).

– OPD yang capaian serapan dibawah 50% diantaranya :
1.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rp.38.417 milyar (48,09%).
2. Dinas Perikanan Rp.3.143 milyar (40,61%).

“Kepada OPD agar secepatnya menggunakan anggaran sesuai Pagu yang ditetapkan dan memposting RKA dan melanjutkan proses DPPA dan SPD sehingga segera bisa mengajukan pencarian dana,”harapnya. (tugas).