Photo : Wakil Bupati Merangin, Nilwan Yahya
Merangin – Kabar gembira, dimana meskipun pada tahun 2022 ini, Kabupaten Merangin mengalami defisit anggaran sehingga berpengaruh tidak hanya pada kegiatan di OPD saja, tetapi juga pembangunan di sektor infrastruktur yang tidak maksimal dilakukan.
Namun, untuk Tahun 2023, ada kabar baik dimana Kabupaten Merangin akan mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang jumlahnya tidak sedikit.
Informasi Kabupaten Merangin akan mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat disampaikan oleh Wakil bupati Merangin, Nilwan Yahya saat berbincang dengan media ini diruang kerjanya, Selasa siang (8/11/2022).
“Alhamdulillah, setelah ikhtiar dengan sungguh-sungguh, tahun 2023 Kabupaten Merangin akan mendapat DAK dari berarapa Kementerian Pemerintah Pusat untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD,”jelas Wabup Nilwan Yahya.
Lebih lanjut, Nilwan Yahya menjelaskan adapun OPD yang akan mendapatkan DAK diantaranya Dinas PUPR berjumlah lebih kurang Rp.30 milyar, berupa DAK tematik dan non tematik Dimana pada tahun 2022 hanya mendapatkan DAK sebesar Rp.8,5 Milyar.
Selanjutnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin mendapatkan DAK sebesar Rp.25 Milyar, terdiri dari DAK non fisik sebesar lebih kurang Rp,21,5 milyar dan DAK fisik untuk pembangunan gedung perpustakaan sebesar lebih kurang Rp.4,5 milyar
“Dinas Parpora juga dapat DAK sebesar lebih kurang Rp.2,9 milyar, unntu DAK fisik sebesar Rp.1,6 milyar dan DAK non fisik sebesar Rp.1,3 Milyar,”papar Nilwan Yahya.
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainya menurut Nilwan yang juga dapat DAK yaitu Dinas Lingkungan Hidup akan mendapat kucuran DAK sebesar lebih kurang Rp.2 milyar untuk pengadaan kendaraan mobil sampah dan kegiatan lainnya.
Tidak ketinggalan juga Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Merangin juga akan dapat DAK fisik dan non fisik sebesar lebih kurang Rp.10 milyar.
“Dinas Perijinan juga mendapat DAK untuk jumlahnya, saya akan periksa lagi berapa pastinya,”ujar Nilwan.
Wakil bupati Nilwan juga menuturkan, selain OPD yang dapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, Perusahaan Air Minum Tirta Merangin juga dapat dana hibah murni sebesar lebih kurang Rp.3 milyar.
“Alhamdulilah PDAM Tirta Merangin salah satu dari 3 (tiga) Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi yang dapat dana Hibah murni,”tuturnyai.
Wakil bupati Merangin Nilwan Yahya menyampaikan kucuran DAK tahun 2023 tidak bisa datang begitu saja, tetapi merupakan ikhtiar tidak ringan serta membutuhkan kerja keras untuk menyakinkan Kementerian dan lembaga di pemerintahan pusat untu membangun Kabupaten Merangin demi kesejahteraan masyarakat banyak.
“Kami berharap kucuran DAK tahun 2023 nanti semua OPD yang dapat bisa nempergunakan dengan baik dengan perencanaan yang matang serta menghindari hal-hal yang menimbulkan konsekwensi hukum. Yang utama dana tersebut demi kemajuan Merangin dan bisa dinikmati masyarakat banyak untuk meningkatkan roda perekonomi,”tegasnya.
Nilwan Yahya juga berpesan kepada seluruh OPD, mengingat APBD Merangin yang sebagian besar bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang jumlahnya terbatas, maka diminta untuk melakukan inovasi, terobosan dan langkah-langkah nyata mencari sumber dana lainya dengan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari semua sektor.
“Untuk lebih detail dan lengkap, terkait OPD yang ajan terima DAK di tahun 2023 bisa konfirmasi langsung ke BPKAD,”imbuhnya. (tugas).