Kota Jambi – Wakil Walikota Jambi membuka pelatihan panitera MTQ tingkat Kota Jambi berbasis IT yang berlangsung di ruang pola kantor Walikota Jambi, Sabtu (24/08/2019) pagi.
Wakil Walikota DR dr H Maulana MKM, dalam kata sambutannya menyambut baik pelatihan IT yang dilaksanakan tersebut. Menurut Maulana yang juga sebagai ketua umum LPTQ Kota Jambi mengatakan, pelatihan ini demi untuk meningkatkan kesuksesan penyelenggaraan MTQ pada saat mendatang.
“Saat ini memang tidak bisa dilepaskan dari teknologi informasi. Di Kota Jambi sendiri, kita sudah menjadi smart city yang menjadi misi yang pertama kami bersama Bapak Walikota, salah satunya adalah meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi,” ujarnya.
“Sehingga suka tidak suka, mau tidak mau bahwa kita melakukan transformasi, perubahan-perubahan yang positif yang berkaitan dengan teknologi informasi,” jelas Wawako Maulana.
Wawako Maulana mengingatkan jika teknologi layaknya seperti pedang bermata dua, bisa positif apabila digunakan dengan baik. Tapi juga bisa negatif kalau penggunaannya salah.
Berkaitan dengan LPTQ Kota Jambi, Maulana selaku ex officio dalam proses memajukan pengembangan pendidikan dan kecintaan serta membumikan Al-Quran di Kota Jambi, mengajak untuk sungguh-sungguh melakukan perubahan-perubahan dari berbagai aspek.
“Salah satunya adalah dengan teknologi informasi dalam proses MTQ. Tujuannya adalah tentang pelatihan ini jangan dianggap menjadi sesuatu mempersulit, tapi sebaliknya adalah alat teknologi yang digunakan untuk mempermudah,” tambahnya.
“Yang kedua sistem IT adalah menjamin transparansi dan akuntabilitas penilaian untuk menghindari bersifat manipulaif. Oleh karena itu, tolong diikuti proses pelatihan ini dengan baik,” pinta Maulana.
Pelatihan ini tambah Maulana, merupakan bagian dari perubahan dan pembelajaran secara kontinyu. “Sehingga, jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena tidak mau melakukan perubahan,” pungkas Maulana.
Sebelumnya, ketua panitia Zamzami menjelaskan tujuan pelatihan adalah untuk memperkenalkan sistem IT atau digital yang digunakan pada MTQ.
Sistem IT ini kata Zamzami karena sudah dipergunakan pada MTQ dan perlombaan lainnya.
“Jadi mulai dari registrasi peserta sampai kepada penilaian dewan hakim. Nanti aplikasinya akan diterangkan lebih lanjut oleh bapak Toha selaku nara sumber,” ujar Zamzami.
Toha kata Zamzami, merupakan orang yang berkompeten dalam bidang IT, yang merupakan seorang programmer. Ilmu yang bakal disalurkan nara sumber, tambah Zamzami, harus betul-betul dimanfaatkan dengan maksimal.
“Karena mendatangkan programmer itu sulit. Kita mungkin punya uang, tapi karena keterbatasan waktu narasumber terkadang sulit bagi kita menimba ilmu,” katanya.
“Mumpung beliau punya waktu untuk hadir di sini, mari kita serap ilmunya. Jika ada hal-hal yang tidak paham, langsung saja kita tanya, supaya kita nanti paham ketika penerapannya pada MTQ ke-50 tingkat Kota Jambi mendatang,” tutup Zamzami. (Adv)