Photo : M.Husin Anak Yatim Piatu dan Kakek Madi Hidup Sebatang Kara
Merangin – Kegiatan yang dilakukan insan pers liputan Kabupaten Merangin menggalang dana untuk membantu M. Husin (17) anak yatim piatu yang sakit ginjal bocor sejak usia 12 tahun dan lumpuh serta Kakek Madi (60) yang hidup sebatang kara mendapatkan sambutan positif dari Kapolres dan Ketua DPRD Merangin.
Penggalangan dana dilakukan wartawan Merangin disimpang tiga depan Kantor Kejaksaan Negeri Merangin, Selasa (15/10).
Melalui WhatsApp pribadinya Kapolres Merangin AKBP Mokhamad Lutfi menyatakan dukungannya atas penggalangan dana yang dilakukan para wartawan untuk membantu M.Husin dan Kakek Madi.
Bentuk dukungan dari Kapolres Merangin selain akan datang langsung kerumah M.Husin di Kelurahan Dusun Baru Rantau Panjang, Kecamatan Tabir juga menerjunkan anggota Polres Merangin untuk mengatur lalu lintas selama pengglangan dana digelar.
“InsyaAlloh besok, Rabu (16/10) saya juga akan ikut menengok anak tersebut. Untuk menengok Kakek Madi akan saya perintahkan Kapolsek bersama-sama dengan wartawan,”ujar Kapolres melalui pesan singkatnya yang dikirim lewat WhatsApp kepada wartawan.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Merangin H. Herman Effendi saat menerima perwakilan wartawan diruang kerjanya dengan mengatakan atas nama pribadi dan lembaga, dirinya menyambut positif yang dilakukan para wartawan yang menggelar kegiatan sosial dengan menggalang dana kemanusiaan.
“Saya atas nama pribadi dan sebagai Ketua DPRD menyambut positif yang dilakukan rekan-rekan wartawan menggalang dana untuk membantu masyarakat yang tertimpa cobaan,”ujar H.Herman Effendi.
Untuk bantuan yang bersifat dana, dirinya akan berbicara dengan seluruh anggota dewan terlebih dulu dan berusaha akan menengok langsung kerumah yang bersangkutan.
“Untuk bantuan dana kita akan bicara dulu dengan anggota dewan, apa yang bisa diperbuat. Kita usahakan juga menengok langsung yang bersangkutan,”katanya.
Selain itu Herman Effendi yang didampingi anggota DPRD Merangin Mulyadi dan Suardi juga akan berkoordinasi dengan pihak eksekutif dan instansi terkait membicarakan persoalan kelanjutan bantuan pengobatan M. Husin dan kehidupan Kakek Madi yang hidup sebatang kara yang tinggal dikebun karet. (gas).












