Merangin – Patut diacung jempol yang dilakukan para siswa dan siswi pelajar Sekolah Dasar (SD) Permata Hati Bangko yang beralamat di ujung jalur dua SMAN 6 Merangin, di bulan suci Ramadhan 1443 H ini membagikan takjil berbuka puasa kepada masyarakat sebanyak 1.000 bingkisan, Kamis (21/4/2022) sore.
Pantauan media ini, pembagian Takjil bertempat depan Kantor Bupati Merangin
sekira pukul 16.45 Wib, para siswa-siswi yang didampingi para pengajar dan orang tua nampak bersemangat membagikan bingkisan Takjil kepada masyarakat yang sedang lewat.
Kepala Sekolah Dasar (SD) Permata Hati Merangin, Tantry Sriono,S.Pd saat dimintai tanggapan oleh media ini, disela-sela ikut mendampingi para siswa dan siswi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga atas persetujuan dari orang tua, siswa dan siswi SD IT Perma Hati.
“Di bulan puasa Ramadhan yang penuh pahala ini, selain melatih dan mengajarkan kepada siswa-siswi menciptakan rasa kepedulian kepada sesama juga untuk melatih semangat dan motivasi saling berbagi serta mengharapkan keberkahan di bulan Ramadhan,”tutur Tantry Sriono.
Lebih lanjut, Tantry Sriono berharap dengan kegiatan yang dilakukan para siswa dan siswi bisa juga melatih sejak diri untuk mempunyai jiwa sosial dan saling berbagi, sehingga nantinya bisa diterapkan dalam kehidupannya kelak saat memasuki usia remaja maupun dewasa.
Kegiatan yang di lakukan oleh Sekolah Dasar (SD) IT Permata Hati dengan mengajak siswa- siswinya membagikan Takjil berbuka puasa mendapat apresiasi dan dukungan dari orang tua yang juga ikut menyaksikan saat pembagian Takjil kepada masyarakat.
“Alhamdulilah, pihak SD IT Permata Hati mempunyai program yang sangat mendidik kepada siswa siswinya di bulan suci Ramadhan ini dengan membagikan secara langsung Takjil berbuka puasa kepada masyarakat. Saya sangat mendukung sekali,”kata salah satu orang tua siswa yang tidak mau disebutkan namanya.
Lanjut ia, kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya dilakukan di bulan suci Ramadhan saja, tetapi juga dilakukan di luar bulan ramadhan, sehingga para siswa dan siswi sejak dari usia dini sudah dilatih mempunyai rasa kepedulian dan jiwa sosial terhadap sesama. (gas).












