Tanjab Timur – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali raih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi. Predikat WTP diraih 5 tahun berturut turut
Penyerahan penghargaan berupa sertifikat dan plakat Tahun 2021, secara langsung diberikan Kepala Kanwil DJPb, Provinsi Jambi, Supendi kepada Bupati Tanjab Timur Romi Hariyanto,
Turut idampingi Kepala Badan keuntungan Pemkab Tanjab Timur Nusirwan, pada hari Jumat 04/11/2022. Disaksikan seluruh kepala OPD Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penyerahan sertifikat dan plakat di laksanakan di aula kantor Bupati.
Dalam sambutannya Romi Hariyanto mengucapkan selamat datang Dirjen DJPB dari kementan keuangan RI di ‘Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung’. Ia juga mengucapkan terimakasih karena Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk ke 5 (lima( kali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Romi Hariyanto menyampaikan, raihan prestasi penghargaan opini WTP kelima kali tahun 2021 yang diterima ini didedikasikan bagi seluruh jajaran Pemkab Tanjung Jabung Timur untuk kerja kerasnya yang telah dilaksanakan dalam menyajikan laporan keuangan yang akuntabel.
Penghargaan yang diterima menjadi sesuatu yang membanggakan, namun di sisi lain kata Romi Hariyanto, bagi Masyarakat Tanjung Jabung Timur bukan soal WTP yang diraih berkali-kali, namun seberapa manfaat yang bisa diberikan dan sejauh mana mampu merubah hidup Masyarakatnya.
“Ini keberhasilan membangun sistem karena kerja keras semua jajaran. Selain itu, Romi Hariyanto menambahkan, penghargaan yang diberikan menjadi suntikan semangat bagi jajarannya”.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb, Provinsi Jambi Supendi menyampaikan penghargaan yang diberikan menjadi prestasi membanggakan yang diraih dengan kerja keras dan menjadi pendorong Pemkab Tanjung Jabung Timur dalam mengelola APBD semakin baik, akuntabel dan dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih berkualitas.
“Terima kasih atas koordinasi yang baik antara kami dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur khususnya Badan Keuangan Daerah (BKD) dalam penyajian data-data yang dibutuhkan. Mudah-mudahan alokasi dana yang diturunkan pemerintah mampu mengakselerasi pemulihan ekonomi di Tanjab Timur,” katanya. (Red).












