Merangin – Warga Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin akhirnya bisa bernapas lega, dimana keluhannya terkait kondisi jembatan yang rusak parah lebih 1 tahun sudah mendapat respon dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin.
Pantauan awak media, Sabtu (31/7/2021) dilokasi, jembatan yang rusak parah sudah diakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Merangin dengan mengganti lantai yang semula dari papan diganti plat besi.
Warga sekitar jembatan Desa Sungai Ulak saat dimintai tanggapan awak media menyampaikan dirinya merasa senang dan bersyukur jembatan yang rusak merupakan akses warga sudah bisa dilewati kembali dengan aman, namun diujung jembatan masih dinilai perlu dirapikan lagi karena ada sisa material besi yang menonggol sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan warga yang lewat.
“Alhamdulillah, setelah diperbaiki akhirnya jembatan bisa dilalui lagi oleh masyarakat sehingga tidak takut jatuh ke sungai. Apalagi sekarang lantainya dari plat besi,”kata Hengki menyampaikan ke awak media.

Lanjut ia, diujung jembatan masih ada besi yang menonjol belum dirapikan minta segera dilakukan perapian dan ditimbun agar tidak mencederai warga yang lewat.
“Terima kasih ke Pemerintah daerah yang telah memperhatikan keluhan warga memperbaiki jembatan, meskipun terlambat perbaikannya,”imbuhnya.
Ia berharap kepada dinas atau instansi terkait bisa memasang lampu penerangan agar malam hari bisa terang sehingga warga dengan aman melewatinya
Hal yang sama di sampaikan warga lainya mengatakan tidak khawatir lagi apabila lewat jembatan dan khususnya bagi anak-anak sekolah saat melewati jembatan.
“Sekarang tidak takut lagi lewat jembatan setelah diperbaiki. Apalagi untuk anak-anak sekolah sudah aman melewati tidak takut jatuh ke sungai. Dulu sebelum diperbaikan warga banyak yang takut lewat,”ujar nenek Isah (70) yang rumahnya dekat dengan jembatan.
Sebelumnya Kepada Dinas PUPR Merangin Aspan melalui Kasi Perencanaan Infrastruktur Bidang Bina Marga, Ade Chandra menyampaikan kepada awak media beberapa waktu yang lalu mengatakan jembatan yang rusak segera akan diperbaki dengan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 200 juta. (gas).












