Merangin – Kebakaran kembali terjadi, kali ini sijago merah menganghuskan rumah bedeng semi permanen 5 pintu milik Mulya Efendi (57) warga RT 03 RW 02 Lingkungan Simpang Harapan, Kelurahan Pasar Atas, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi., Selasa (21/3/2023) petang.
Kebakaran menggebohkan warga karena kejadian menjelang sholat Magrib sekitar jam 18.10 WIB,
Menurut keterangan dari warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian, Abas (53) kejadian secara mendadak dimana sumber api diperkirakan dari konsleting listrik rumah yang ditunggu.
“Kejadian kebakaran secara mendadak jelang sholat Magrib, tiba-tiba terlihat kobaran api lagsung membesar. Melihat kobaran api membesar warga sekitar langsung melakukan pemadaman api dengan alat seadanya,”jelas Abas.
Lebih lanjut, ia menuturkan dari 5 (lima) pintu yang terbakar hanya 2 (dua) pintu yang ditempati, sedangkan yang 3 (tiga) pintu dalam keadaan kosong.
Dua pintu tersebut ditempati oleh pemilik bedeng bernama Mulya Efendi dan pengontrak bedeng bernama Safrizal (40) bersama isterinya Rika (32) serta 5 (lima ) anaknya yang masih kecil, dimana anak nomor dua Khalil Gibran (10) laki-laki penyandang disabilitas sejak lahir yang butuh bantuan dan yang bungsu Alfatah baru berusia (1) bulan.

Kejadian kebakaran juga disampaikan saksi mata lainya warga sekitar, Mulyadi (60) menuturkan bahwa kebakaran secara mendadak saat warga dalam persiapan menunaikan ibadah sholat Maghrib secara tiba-tiba asap mengepul disertai kobaran api.
“Sumber api diperkirakan dari konsleting listrik. Karena rumah merupakan bangunan semi permanen terdiri dari batu bata dan papan, sehingga api cepat menghanguskan seluruh bangunan 5 (lima) pintu,”ucapnya.
Pantauan media, mobil Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Merangin dengan mengerahkan 2 (dua) unit kendaraan pemadam beserta petugas datang sekitar pukul 18.30 Wib.
Pemadaman api dan proses pendinginan dilakukan oleh petugas Damkar selesai sekitar jam 19.35WIB dengan merobohkan sisa-sisa bangunan.
Akibat kejadian kebakaran tersebut, Ketua RT 03 RW 02, Suryadi (59) saat dimintai tanggapan oleh media ini menyampaikan bahwa atas kejadian kebakaran tersebut diharapkan kepada warga sekitar terus berhati-hati dan selalu melakukan pemeriksaan sambungan dan instalasi listrik didalam rumahnya.
“Atas musibah kebakaran ini, kami juga ikut prihatin karena sebentar lagi bulan suci Ramadhan tiba. Kepada pemilik rumah semoga sabar dalam menghadapi musibah ini,”tuturnya.
Lanjut ia, akibat kebakaran tidak ada korban jiwa dan untuk jumlah kerugian ditaksir lebih kurang Rp.300 juta karena selain bangunan yang terbakar juga isi rumah dan perabotan ikut hangus terbakar. (tugas).












