Kota Jambi – Capaian persentase vaksinasi Covid-19 di Kota Jambi menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Keseriusan Pemkot Jambi di bawah komando Walikota Jambi Sy Fasha dalam penanganan pandemi Covid-19 berjalan cepat dan tepat secara kompak dengan seluruh stakeholder.
“Di Kota Jambi kita sudah 65% untuk vaksinasi pertama, (vaksin) kedua 40%. Ini menandakan bahwa animo masyarakat Kota Jambi luar biasa kesadarannya terhadap vaksin,” ujar Fasha saat meninjau pekan vaksinasi Covid-19 massal Kota Jambi di Mako Damkar, Simpang Kawat, Senin (06/09/2021) pagi.
Ke depan, kata Fasha, vaksin akan menjadi syarat di setiap sektor kegiatan. Seperti sekolah tatap muka, menginap di hotel dan mengunjungi mall atau tempat keramaian lainnya.
Tingginya capaian vaksinasi di kota Jambi disambut baik oleh Fasha. Terutama bagi kalangan remaja, tentu ada peran penting orangtua yang mendorong anaknya untuk mau divaksin.
“Kami juga mengapresiasi orang tua yang telah membawa anak-anaknya untuk divaksin,” ujar Fasha.
Pentingnya vaksin dalam menghadapi pandemi, kata Fasha sudah terbukti ampuh. Setidaknya mengurangi gejala dan mempercepat proses penyembuhan. Pasalnya, gejala yang ditimbulkan tidak terlalu parah dibanding orang yang belum divaksin. “Sebanyak 90 persen yang meninggal karena belum divaksin,” kata Fasha.
Pada kesempatan pekan vaksinasi ini, Pemkot Jambi menerima bantuan dari Yayasan Kesejahteraan Sentosa (YKS) Jambi dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Provinsi Jambi. Apresiasi pun dialamatkan Fasha kepada kedua yayasan tersebut.
“Kami melaksanakan vaksinasi massal kepada anak-anak kita semua. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Kesejahteraan Sentosa beserta Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberikan bantuan yaitu berupa APD kesehatan dan relawan serta obat-obatan serta multivitamin,” paparnya.
“Bantuan obat-obatan ini nantinya digunakan untuk masyarakat yang akan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan akan digunakan untuk tenaga kesehatan yang bertugas atau relawan serta masyarakat nantinya yang isoman,” jelas Fasha.
Fasha juga berpesan kepada panitia vaksinasi, khususnya dinas kesehatan Kota Jambi agar warga yang mendaftar secara offline untuk tetap dilayani. Namun dengan konsekuensi menunggu agak lama karena tetap memprioritaskan yang mendaftar secara online.
“Semoga apa yang dilakukan oleh Yayasan Kesejahteraan Sentosa dan yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Jambi ini dapat dijadikan amal kebaikan bagi mereka,” pungkas Fasha.
Sekretaris Yayasan Kesejahteraan Sentosa (YKS) Jambi Eisen Gauw, megatakan bantuan diberikan sebagai dukungan penuh kepada pemerintah Kota Jambi dalam penanganan pandemi Covid-19.
Dirinya pun berharap bantuan obat-obatan ini dapat bermanfaat mempercepat penyembuhan bagi pasien Covid-19.
“Bantuan ini ada obat anti biotik, anti virus, vitamin D, multivitamin dan Petra. Jadi ada lima macam obat yang Kita berikan,” katanya.
“Kita bersama-sama secara gotong royong membantu pemerintah Kota Jambi dalam penanganan pandemi bagi warga yang terkena Covid,” jelas Eisen Gauw.
Hal senada disampaikan Suwarni selaku perwakilan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Jambi. Bantuan APD yang diberikan, kata Suwarni agar tenaga kesehatan dalam pananganan pandemi diberi rasa aman.
“Total Kita berikan bantuan 10 dus APD. Semuanya jadi 250 lembar APD,” ujarnya singkat.
Turut hadir pada kegiatan itu, Sekda Kota Jambi Budidaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ridwan, Kasatpol PP Mustari dan Kadis Kesehatan Dr Ida Yuliati. (Adv)










