Jambi – Gubernur Jambi fachrori Umar mengucapkan selamat kepada Kepala Kejaksaan tinggi Jambi beserta jajaran yang telah menerima penghargaan sebagai wilayah bebas korupsi dari Kementerian pemberdayaan aparatur negara dan Reformasi birokrasi.
Dengan adanya penghargaan tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi Jambi dan memotivasi keluarga besar Kejaksaan Jambi untuk dipertahankan dan lebih baik lagi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo kepada Kepala Kejati Jambi Andi Nurwinah.
Kasi Penkum Kejati Jambi Lexy Fatharani mengatakan, secara kelembagaan Kejati Jambi memang sudah bebas dari korupsi. Begitupun dengan penilaian internal mereka, bahkan segala macam bentuk pelayanan dan penanganan perkara. “Artinya itu sudah dinilai tepat dan sesuai prosedur, internal kami, terus tidak ada penyalahgunaan kewenangan dari katanya, itu tata cara penilaian dari Menpan RB dan kita harus pertahankan sampai kedepan,” ujarnya, Rabu (11/12/2019).Seperti dilansir Jamberita.com
Menurutnya penilaian tersebut tentunya cukup berat yang harus mereka lewati. Apalagi dengan kondisi penegak hukum yang banyak tantangannya, seperti misalnya terkait dengan praktek dugaan suap menyuap otomatis bisa mempengaruhi yang salah.
“Tapi karena kita sudah diuji, sudah tidak ada kondisi yang bermain perkara, ya Alhamdulillah intinya dengan predikat seperti ini jadi tugas kita sebagai aparat hukum,” katanya.
Mudah-mudahan budaya yang tidak benar di provinsi Jambi khususnya dengan diawali predikat WBK yang diterima Kejati ini. Ia berharap sudah tidak ada lagi permainan perkara dan perilaku lainnya yang menyalahi aturan. “Alhamdulillah untuk aparat penegak hukum khususnya di provinsi Jambi baru kejaksaan yang memperoleh predikat WBK, walaupun sama-sama kemarin di uji, baik pengadilan tinggi maupun pengadilan negeri, tapi alhamdulillah kita yang lolos,” tandasnya. (Red)












