Merangin – Kontingen dari Kabupaten Merangin terancam tidak bisa mengikuti event bergengsi yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang akan digelar bulan Juli 2023 mendatang dikarenakan dana yang dibutuhkan untuk 33 cabang olahraga sangat minim.
Minimnnya dana yang dianggarkan oleh pihak pemerintah daerah Kabupaten Merangin melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) disampaikan oleh Ketua Koni Merangin Muktar Alif ke media ini, Jumat (3/2/2023) diruang kerjanya.
Menurut penuturan Muktar Alif, anggaran dana yang diajukan pihaknya sebesar lebih kurang Rp. 7,5 milyar hanya tersedia sebanyak Rp.450 juta dirasa tidak cukup untuk pembiayaan seluruh kontingen dari 33 cabang olahraga yang akan berangkat.
“Dana yang diajukan oleh Koni Merangin untuk kontingen seluruh atlit dan official yang akan berangkat ikuti Porprov bulan Juli 2023 nanti sangat minim dianggarkan, sehingga kontingen Merangin terancam tidak bisa ikut,”tuturnya.
Terkait persoalan tersebut pihaknya sudah menggelar audensi dengan anggota Komisi II DPRD Merangin bersama Tim TAPD dan Banggar, namun belum ada solusi terkait persoalan anggaran yang diajukan.
“Persoalan anggaran yang kami ajukan sebesar lebih kurang Rp, 7,5 milyar tidak bisa terpenuhi, maka dari hasil rapat bersama pihak pemerintah daerah dan Banggar DPRD akan dijadwalkan pertemuan lagi, tetapi sampat saat ini belum ada informasi lanjutan,”ucapanya
Lebih lanjut, Muktar Alif menyampaikan bahwa Koni Merangin minta pihak pemerintah melalui Dinas Parpora segera menggelar pertemuan lagi seperti yang sudah disepakati sebelumnya untuk memastikan persiapan anggaran dalam agenda multievent bagi kontingen Merangin apakah jadi berangkat atau tidak.
Muktar Alif juga berharap mengingat Porprov merupakan ajang bergengsi bagi seluruh atlit untuk menunjukkan prestasi dan membela nama daerah, sangat diharapkan dari pihak pemerintah daerah Merangin agar memberi perhatian penuh soal pendanaan keberangkatan para atlit dan official mengikuti Porprov di Jambi yang tidak lama lagi digelar.
“Apabila anggaran yang dibutuhkan tidak mencukupi sangat disayangkan, karena kontingen dari Merangin sebanyak 33 cabang dari 40 cabang yang akan dipertandingkan terancam gagal tidak bisa ikut padahal semua cabang sudah memenuhi syarat yang ditentukan,”ucapnya
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Merangin, Sukoso saat dimintai tanggapan oleh media ini terkait persoalan tersebut mengatakan bahwa instansinya saat rapat bersama Tim TAPD dan Banggar sudah menyampaikan anggaran yang diajukan pihak Koni Merangin, namun karena alasan dana tidak ada, maka hanya dianggarkan sebesar Rp 450 juta saja
“Saat rapat bersama antara TAPD dan Banggar DPRD Merangin, sudah kita ajukan anggaran yang diminta pihak Koni, namun tidak bisa dipenuhi disebabkan keterbatasan dana,”jelas Sukoso menerangkan ke media ini diruang kerjanya.
Lanjut Sukoso, untuk membahas persoalan tersebut sesua hasil rapat bersama sebelumnya, instansinya akan mengajak pihak Koni Merangin menghadap Bupati dan Wakil Bupati untuk menyampaikan persoalan yang dikeluhkan.
Sukoso juga menyampaikan apabila dana tambahan yang diminta tidak tersedia seperti yang di ajukan oleh pihak Koni, dirinya minta untuk kontingen dan cabang olahraga yang akan berangkat mengikuti Porprov ke Jambi di pilih yang sekiranya berpotensi bisa meraih medali dan juara.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Merangin, Herman Effendi saat media ini minta tanggapan terkait persoalan dana tersebut.
“Mengingat APBD Merangin terbatas, sehingga dana yang dianggarkan untuk kontingen atlit dan official yang akan berangkat mengikuti Porprov juga tidak bisa terpenuhi sesuai yang diajukan, maka dari itu, saya menyarankan sebaiknya cabang olahraga yang berpotensi meraih medali saja yang diberangkatkan,”ucap Herman Effendi mengatakan ke media ini diruang kerjanya. (tugas).












