Jakarta – Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo menyatakan bahwa kontroversi pernyataan Hotman Paris sebagai pengacara tersangka Febri Adriansah mantan Jampidsus dalam konferensi pers (Konpers).
“Konpers tidak terlepas dari diberikannya panggung di Kejaksaan untuk melakukan konpers bukan doorstop, tentu hal ini sangat memprihatinkan di tengah kondisi perkembangan pengusutan yang progresif dengan telah ditetapkannya Febri sebagai tersangka,”kata Yudi Purnomo menyampaikan kepada media, Senin (20/7/2027) dalam rilisnya.
Lanjut Yudi menyampaikan rasanya tidak pernah pengacara tersangka mendapatkan fasilitas untuk konpers dengan disediakan mic dan meja.
“Tentu ini merupakan noda bagi kepercayaan masyarakat yang masih belum percaya kejaksaan mengusut sendiri kasus Febri Adriansah,”ujar Yudi.
Menurut Yudi, jangan- jangan masih ada loyalisnya Febri Adriansah yang terlibat dalam pemberian fasilitas konpers tersebut. Untuk itulah, Jaksa Agung harus menurunkan tim untuk mengusut siapa dalang dibalik penyediaan fasilitas konpers Hotman Paris dan timnya.
“Sebab ini tidak sesuai asas keadilan, apalagi mereka merupakan pengacara tersangka korupsi. Kejadian itu jangan terulang lagi,”tegas Yudi
Untuk itulah, maka bersih bersih kejaksaan dari para pendukung Febri Adriansah harus segera dilakukan jika masih ingin dapat kepercayaan dari masyarakat mengusut kasus korupsi terkait Suplai Batubara Ke PLTU, Krakatau steel dan Asabri. (tugas).












