Merangin – Akibat guyuran curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini khususnya di Kabupaten Merangin Jambi mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor.
Data yang dihimpun media ini, ada beberapa desa yang terdampak banjir sehingga rumah warga terendam diantaranya di desa Rantau Alai dan beberapa desa di wilayah Kecamatan Batang Mesumai, dan didusun lamo desa Sungai Ulak serta Desa Danau Kecamatan Nalo Tantan
Sedangkan tanah longsor terjadi di desa Kungkai Kecamatan Bangko dan di Desa
Rantau Bedaro Kecamatan Muara Siau.
Pantauan media ini, Minggu sore (23/10/2022) sekitar jam 16.00 WIB, air yang merendam rumah warga dusun lamo desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan mulai surut di dalam rumah, namun air masih merendam pekarangan rumah.
Salah satu warga dusun lamo desa Sungai Ulak, Siti Mariam (51) menuturkan kepada media ini, bahwa kejadian luapan air sungai akibat banjir yang masuk ke dalam rumahnya dan rumah tetangga lainnya terjadi sekira jam 04.00 WIB, Minggu ( 23/10) dini hari saat masih terlelap tidur.
“Saat masih tidur, tahu-tahu air masuk kedalam rumah sampai setinggi 50 cm. Saya dan keluarga langsung terbangun untuk menyelamatkan diri dan barang-barang yang bisa diselamatkan,”ujar Siti Mariam menuturkan ke media.
Lanjut Siti Mariam, dirinya berharap ada bantuan dari pemerintah daerah dan instansi terkait Kabupaten Merangin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari utamanya bahan pangan karena belum bisa kembali beraktivitas lagi masih sibuk membersihkan rumah dan berjaga-jaga apabila terjadi banjir susulan mengingat hujan terus mengguyur.
Atas kejadian tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin Mardiansyah Saidi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rudi saat dimintai tanggapan menyampaikan bahwa instansinya berserta instansi terkait telah menurunkan personel dan perlengkapan sarana prasarana untuk membantu warga yang terdampak banjir sejak hari Sabtu (22/10/2022).
“BPBD Merangin beserta instansi terkait sudah menurunkan personil dan sarana prasarana untuk membantu warga yang terdampak banjir dan longsor dibeberapa lokasi,”jelas Rudi menyampaikan ke media ini lewat sambungan telepon, Minggu (23/10/2022) sore
Lebih lanjut, Rudi menerangkan kerugian material belum bisa menyebutkan berapa jumlah pastinya, karena masih dalam proses penanganan dan pendataan.
Adapun data sementara yang sudah dihimpun, ia menyampaikan untuk warga di desa Rantau Alai berjumlah 110 rumah dan 498 jiwa, Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Mesumai 53 warga dan 239 Jiwa. Sedangkan di desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan yang terdampak banjir sementara berjumlah 11 KK dan 44 jiwa.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merangin, Elvis Suryadinata saat dimintai tanggapan oleh media ini terkait bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah Merangin terhadap warga yang terdampak banjir dan longsor menjelaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Merangin untuk sementara sudah memberikan bantuan di beberapa lokasi.
“Pemda Merangin sudah menyerahkan bantuan sementara yang diserahkan langsung oleh Pak Bupati bersama Wakil Bupati beserta Pak Sekda Merangin dan unsur OPD ke beberapa lokasi desa yang terdampak banjir dan longsor,”kata Elvis Suryadinata.
Adapun bantuan sementara diserahkan ke beberapa desa yang terdampak banjir yaitu Desa Rantau Alai, Kaderesan Panjang, Pulau Baru, Pelangki, Desa Salam Buku dan Desa Danau. Sedangkan bantuan di lokasi lainya dalam tahap berikutnya segera disalurkan karena masih dalam proses pendataan. (tugas).












